oleh

Dr. Arif El lmrani: Potensi Diri Manusia Itu Besar Sekali. (Bagian 4) Laporan: Sudono Syueb

Nganjuk,harianmerdekapost.com-Bagi pecandu rokok, maka rokok adalah minuman yang paling nikmat dan lezat. Kenapa? Karena di WC minum tidak bisa, tapi merokok bisa. Jalan-jalan sambil makan tidak bisa, tapi sambil merokok bisa. Jalan-jalan merokok pantes, jalan-jalan sambil makan nasi tidak pantes. Menurut dokter, orang yang hobi merokok rumahnya tidak bisa kemasukan maling, karena semalam suntuk batuk terus. Dan tidak bisa mati tuwa. Sebelumm tuwa, mati duluan. Rokok itu dari Tembakau, setelah di mulut “ku-Tembak-kau”. Duitnya ditembak dan kesehatannya KO.

Orang yang banyak merokok adalah orang yang banyak santai dan pemalas.
Padahal orang yang banyak kenikmati kesuksesan hidup adalah orang yang cekatan dan kreatif. Pemalas tidak bisa menikmati hidup ini.

“Hayya ‘alal Falaah!”

Siap kerja keras?
“Hayya ‘alal falaah…” “Hayya ‘alal falaah…” “Ayo meraih kesuksesan… Ayo meraih kejayaan, ayo meraih kemulyaan.”

Jadi rumusnya: Sukses, Bahagia dan Mulya.
Sukses apa yang dicita-citakan dan diprogramkan tercapai.
Bahagia, bisa menikmati apa yang telah dicapai. Mulya bisa dapat barokah dari apa yang diperoleh. “Hayya ‘alal falah…”

Sebelumnya, ada kalimat “Hayya alash sholah,” ada “takbir” kalimat perjuangan: ada ruku’, ada sujud.
Itulah sholat. Allah berfirman

قد افلح المؤمنون, الذين في صلاتهم خاشعون

“Sungguh berbahagia orang-orang beriman. Yaitu orang yang khusu’ dalam sholatnya.”

Kita ambil falsafah dari sholat, bahwa sholat itu bisa mendatangkan keberuntungan

Sebelum sholat kita wajib wudlu.
Wudlu itu mendidik kita agar pandai memanfaatkan potensi diri kita

Kalau ahli tasawuf bilang، wudlu itu bisa merontokkan dosa dosa kita.

Menurut ahli kesehatan, wudlu mengandung banyak unsur kesehatan.
Jadi Nabi mendidik kita bagaimana kita memanfaatkan potensi yang Allah berikan pada kita. Bahwa potensi diri kita itu luar biasa

Allah SWT berfirman:

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِ نْسَا نَ فِيْۤ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ ۖ

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk/struktur yang sebaik-baiknya,”
(QS. At-Tin 95: Ayat 4)

Kita berjalan tidak merangkak seperti kambing dan merayap seperti ular, tidak melompat seperti katak. Kita diberi kaki yang tegap, mata yang tajam, telinga yang peka.
Struktur fisik kita luar biasa, “ahsani taqwim.” Kita diberi modal yang cukup besar dan indah.

Allah berfirman dalam Quran Surat An-Nahl Ayat 78

وَٱللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْـًٔا وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.(QS. An Nahl: 78)

Dengan Modal mulut saja, dengan “assalamu’alaikum”, kerja 1 jam dapat 25 jt. Siapa? KH Zainuddin MZ. Allahu yarham. Kok tahu? Ya tahu، lha saya pernah jadi ajudannya, saya yang menerima HRnya dan menghitungnya. Beliau tanya, berapa pak Arif? “25 jt pak Kiai,” jawab saya.

Kita cuci mulut, kita cuci hidung setiap hari 5 kali. Agar jadi potensi besar. Ada yang hanya dengan modal hidung saja bisa membiayai keluarga. Kerja di mana? Kerja di pabrik Parfum. Tugasnya hanya mencium parfum, baunya demikian, bumbunya harus dimikian. Kerja di pabrik rokok juga, tugasnya mencium tembakau.
Kita hidup ini tidak usah risau. Kita hanya memaksimalkan sejauh mana potensi yang kita miliki. Potensi telinga juga luar biasa, seorang tuna netra hanya dengan modal telinga bisa menghidupi keluarga.Kerja di pabrik rekaman, tugasnya mendengarkan nada nada, ini salah ini benar. Cuma modal telinga. Ada juga yang modal telunjuk, sekali datang dapat 5 jt.
Mencangkul berapa ya mencangkul? 50 rb sehari. Siapa yang modal telunjuk? Insinyur bangunan. Dia hanya nuding ini begini, itu kurang begini. Hanya ketok ketok kepala dapat 150rb. Dokter kan.
Kita punya potensi yang luar biasa. Jangan pesimis dalam hidup. Siap optimis ya? Harus siap.

Dulu ketika saya mondok di sini, tidak ada bangunan-bangunan bagus seperti ini. Yang ada cuma bangunan dari bongkotan bambu. Kiainya tidak mau dibayar. Semua yang besar berawal dari yang sederhana. As Syafiiyyah yang begitu besar itu berawal dari kecil, dari mengajar anak tetangga.

Mari kita mulai.
Tanah yang di sana dibuat pesantren unggulan, uang pangkalnya 50 jt. SPP nya 5 jt. Jadi subsidi silang dengan yang di sini.

Manusia itu Pintar

Dulu yang tinggal pertama di bumi ini siapa? Malaikat. Mereka ahli ibadah. Ketika Allah mau ciptakan manusia, mereka protes, ya Allah, mereka nanti bikin kerusan, bikin pertumpahan darah, sedangkan kami selalu menyembahMu, selalu bertasbih padaMu dan selalu memahasucikan Kamu.

Allah SWT berfirman:

وَاِ ذْ قَا لَ رَبُّكَ لِلْمَلٰٓئِكَةِ اِنِّيْ جَا عِلٌ فِى الْاَ رْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَا لُوْۤا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَآءَ ۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَـكَ ۗ قَا لَ اِنِّيْۤ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. Mereka berkata, Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu? Dia berfirman, Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 30)

Baiklah kata Allah, kalau begitu mari Aku tes kalian dengan manusia ciptaanaKu yang baru ini.

Allah SWT berfirman:

وَعَلَّمَ اٰدَمَ الْاَ سْمَآءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلٰٓئِكَةِ فَقَا لَ اَنْبِۢـئُوْنِيْ بِاَ سْمَآءِ هٰۤؤُلَآ ءِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ

“Dan Dia ajarkan kepada Adam nama-nama (benda) semuanya, kemudian Dia perlihatkan kepada para malaikat seraya berfirman, Sebutkan kepada-Ku nama semua (benda) ini, jika kamu yang benar!”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 31)

Setelah dites Malaikat yang ahli ibadah itu kalah dengan manusia yang namanya Adam. Jadi manusia pertama itu pintar sekali, bisa mengalahkan Malaikat, dia bukan bodoh.

Terimakasih buat:
Ust. Muslimin n Ust. Saiful yang telah membantu pengadaan fotonya

Untitled-1
Untitled-1
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59 (1)
WhatsApp Image 2020-10-13 at 14.18.12
WhatsApp Image 2020-09-30 at 06.08.24
WhatsApp Image 2020-09-28 at 08.08.0

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed