oleh

*DPP LARM-GAK MEMINTA KAPOLRES BANGKALAN UNTUK TEGAS MENINDAK PELANGGAR PROKES*

Harianmerdekapost.comSurabaya Jatim,- Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi (LARM-GAK) akan menindaklanjuti aduan terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang di lakukan oleh kepala desa pocong, kecamatan trageh, kabupaten Bangkalan, ke Polres Bangkalan, (2/6/2021).

LARM-GAK akan menindaklanjuti aduan terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang di lakukan oleh kepala desa pocong, kecamatan trageh, kabupaten Bangkalan, dalam pernikahan anak kepala desa pocong, ke polres Bangkalan, karna dalam acara pernikahan tersebut menghadirkan budaya sapi Sotok yang mengakibatkan kerumunan massa dengan mengabaikan jaga jarak dan tidak memakai masker.

Bung Baihaki Akbar, S.E., S.H. Sekjen LARM-GAK meminta kepada Kapolres Bangkalan untuk segera memanggil dan memeriksa Kades pocong yang sudah melanggar protokol kesehatan seperti kasusnya Habib Rizieq Syihab, dan jangan sampai hukum di Indonesia hanya berlaku untuk mengkriminalisasi Ulama dan Habaib.

Kami akan terus mengawal kasus tersebut hingga akan ada jawaban dari pihak kepolisian dan menjadikan kepala desa pocong tersangka dan melakukan penahanan, karna apa yang dilakukan oleh kepala desa pocong jelas melanggar Pasal 65 KUHP. Pasal 212 KUHP. Pasal 214 ayat (1) dan (2) KUHP. Pasal 216 KUHP. dan Pasal 218 KUHP. Sesuai dengan telegram Polri yang mencantumkan pasal-pasal tersebut, kemudian tambahannya, Undangan-Undang No 2 Tahun 2002, Pasal 84 dan Pasal 93 UU No 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan, Ujar Moh. Taufik MD, S.I.Kom., S.H., M.H. Ketua Umum LARM-GAK. (HMP/RED)

IMG-20210616-WA0011 (1)

News Feed