oleh

Diwakili H Mukhlis A.Md: Komunitas “Geutanyoe Bireuen Gaseh Palestina” Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Rakyat Palestina

Harianmerdekapost.com- Aceh, Bireuen- Setelah beberapa minggu menggalang Dana Kemanusian melalui Komunitas “Geutanyoe Bireuen Gaseh Palestina” Donasi tersebut yang diserahkan langsung oleh Pembina dan Penanggung Jawab Komunitas “Geutanyoe Bireuen Gaseh Palestina”, H. Mukhlis, AMd di kediamannya, Gampong (Desa) Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, kepada Direktur Aksi Cepat Tanggap (ACT) Regional Sumbagut, Husaini Ismail, Senin malam (7/6/2021).

H. Mukhlis pada saat penyerahan secara seremonial atas bantuan sumbangan kemanusiaan tersebut diserahkan melalui ACT ini adalah hasil penggalangan dana dari berbagai lintas organisasi masyarakat di Bireuen.

“Tentunya kami sangat berterima kasih kepada lintas organisasi di kabupaten Bireuen, meskipun waktu yang kepepet dan singkat. Namun berhasil menggalang sumbangan kemanusian dengan jumlah Rp222 juta lebih,” ujarnya

Gerakan Kemanusian yang bergerak ini dari masyarakat Bireuen untuk membantu nasib penderitaan Rakyat Palestina sebagai ummat Islam yang masih tertindas dan terjajah oleh zionis Israel merupakan suatu bentuk Kepedulian dari semangat solidaritas masyarakat Kabupaten Bireuen untuk saudara kita warga Gaza, di Palestina’. kata H. Mukhlis, sangat terharu

Selanjutnya H Mukhlis menyebutkan rasa terharunya atas antusias masyarakat di Bireuen, baik orang kaya yang berkemampuan ekonomi maupun orang miskin yang ekonominya sangat terbatas juga ikut berkontribusi untuk menyumbang bantuan kemanusian itu kepada saudara kita Rakyat Palestina, juga ikut menyumbang,” katanya

Sedangkan rencana awal, tambahnya, donasi kemanusian ini yang terkumpul dari berbagai lintas kalangan masyarakat Kabupaten Bireuen, bila jumlahnya mencukupi, sumbangan itu akan kita peruntukkan untuk membeli satu unit mobil ambulans pre-hospital yang harganya sekitar Rp1,8 miliar. Namun bila dananya tidak mencukupi dari target awal, akan dibeli mobil ambulance spesifikasi di bawahnya saja. sebutnya H Mukhlis Dirut PT Takabeya Perkasa Group tersebut

“Nantinya semua dana bantuan kemanusian yang telah kita galang ini, tidak tertutup kemungkinan akan juga digabungkan dengan hasil sumbangan sudah dikumpulkan oleh Pemkab Bireuen untuk membeli satu unit ambulans yang sangat dibutuhkan rakyat Palestina,” jelasnya H. Mukhlis yang juga menjabat Ketua KONI Bireuen.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Drs M. Nasir, MPd turut hadir pada acara seremonial penyerahan dana kemanusian itu manyatakan dirinya siap memperpanjang masa penggalangan sumbangan kemnusian untuk Rakyat Palestina dengan mengerahkan seluruh ASN di jajaran instansi Disdikbud Bireuen

“Kalau dibutuhkan dan diperpanjangkan waktu kembali tentu kami akan siap. Di jajaran Dinas P dan K Bireuen ada 3.000 lebih ASN yang akan siap kita digerakkan untuk bantuan kemanusian kepada saudara kita ummat Islam di Gaza Palestina,” sebutnya Kadis P Dan K Bireuen ini

Seterusnya M. Nasir juga mengatakan bahwa dirinya juga berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bireuen sudah menyisihkan rezekinya untuk membantu penderitaan Bangsa Palestina atas kekejaman zionis Israel.

“Kita Doakan kedepannya, semoga penderitaan yang saudara kita rasakan di Palestina segera berakhir dengan kehendak Nya atas Ridha Allah Swt,” katanya.

Sedangkan itu dalam kesempatan yang sama, Direktur ACT Regional Sumbagut, Husaini Ismail juga menyebutkan sangat bangga dan terharu atas kekompakan yang terus terbangun dan bergerak khususnya masyarakat Kabupaten Bireuen secara khusus dan di Aceh pada umumnya.

Menurutnya yang juga salah satu putra asal Bireuen Aceh, kelahiran Kecamatan Kutablang ini, bukan cuma pada pertama kali ini saja masyarakat Bireuen menggalang solidaritas kemanusian untuk bergerak mencari dana kepada Rakyat Palestina. Namun sebelumnya beberapa waktu yang lalu pada tahun 2017, tentu juga berhasil dalam membantu dengan terus bergerak rasa simpati nila nilai kemanusian untuk perduli kepada nasib saudara kita muslim Rohingya di Minyamar.

“Dan ini merupakan sifat murah hati yang tertanam sebagai simbol rasa kemanusian yang masih kental terwujud dalam ciri khas kultur rakyat Aceh yang harus kita pertahankan untuk dilestarikan kepada masyarakat dunia sebagai perwujudan rasa kemanusian yang adil dan beradab ini, seperti tersebut dalam butir Pancasila pada sila Ke II sebagai ideologi berbangsa dan bernegara di NKRI tanpa Diskriminasi,” kata Husaini.

Sementara ini kata Husaini, di Gaza Palestina masih membutuhkan sekitar 200 unit mobil ambulans.

“Semoga dengan dana kemanusian dari donasi berbagai elemen masyarakat Bireuen untuk rakyat Palestina ini, akan digabung dengan sumbangan kemanusian dari hasil yang digalang oleh Pemkab Bireuen, harapan kita bisa membeli satu unit mobil ambulans yang ber spesifikasi di bawahnya saja, sesuai rencana awal satu unit mobil ambulace (pre-hospital),”tutupnya Husaini perwakilan ACT Sumbangut-Aceh.(Iqbal)

banner 300250

IMG-20210616-WA0011 (1)

News Feed