oleh

Diduga Kades Terkesan “TUTUP MATA” Terkait Jalan Rusak di Desa Benangkah Kecamatan Burneh Bangkalan

Jatim, Madura Bangkalan, harianmerdekapost.com Masyarakat Desa Benangkah Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur, mengeluh keberadaan jalan di wilayahnya rusak parah. Pasalnya, jalan utama menuju Desa Benangkah tersebut telah rusak selama 1 tahun lebih.

“Bagaimana warga masyarakat tidak mengeluh. Jalan utama itu rusak parah, bahkan tidak layak dilintasi, jalan itu sudah 1 tahunan lebih tidak diperbaiki,” kata warga setempat yang tidak mau disebut namanya, Sabtu (14/11/2020).

Kata Warga, berbagai cara dan upaya masyarakat dilakukan agar jalan itu layak dilintasi. Salah satunya dengan cara mendesak Kepala Desa (Kades) Benangkah untuk buka mata akan jalan rusak.

“Tapi rupanya Pak Kades mengabaikan keluhan warga masyarakat. Sebab sampai saat ini, kondisi jalan rusak semakin parah,” ujarnya.

Keluhan warga masyarakat terkait jalan rusak sudah lama tak dihiraukan. Hingga akhirnya masyarakat melampiaskan kemarahannya dengan cara mengeluh aja tidak bisa berbuat apa-apa.

Pantauan Media harianmerdekapost.com di lokasi, jalan sepanjang 1 kilometer di wilayah Desa Benangkah Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan itu, kondisihnya rusak parah sering dikeluhkan oleh warga masyarakat karena bergelombang sebagaimana jalan yang biasa dilintasi kendaraan bermotor.

Selain jalan bergelombang, kondisi jalan penuh banyak lubang, dan bebatuan, hingga terdapat genangan air yang menggerogoti jalan tersebut. Dengan kondisi tersebut, para pengguna jalan harus ekstra hati-hati jika melintas di jalan tersebut.

Terlebih lagi pada musim hujan, sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Dimana kondisi jalan sulit untuk dilalui khususnya kendaraan roda dua. Selain terdapat genangan air di jalan akses menuju Desa Benangkah Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur.

Dalam Permendes No. 6 Tahun 2020 dan juga dalam Peraturan Mentri Keuangan (PMK) Nomer 35 Tahun 2020 yang diterbitkan tanggal 16 April 2020 telah disebutkan bahwa Dana Desa (DD) adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (SPBN) yang diperuntukkan bagi desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten atau Kota (APBK) dan digunakan untuk mendanai penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. (Team/Red)

WhatsApp Image 2020-11-27 at 21.23.40
WhatsApp Image 2020-11-24 at 22.31.54
WhatsApp Image 2020-11-19 at 15.25.59
WhatsApp Image 2020-11-08 at 17.20.03

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed