Diduga Berat Beras Bansos Di Desa Bringkang Tidak Sesuai Takaran

banner 300250

banner 300250

Gresik, harianmerdekapost.com –
Terlalu lemah pengawasan pemerintah yang berada dibawah. Bantuan Penerima Bansos yang menjadi program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat miskin/tidak mampu, tapi yang terjadi di lapangan banyak terjadi kecurangan-kecurangan yang di lakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Salah satunya di Desa Bringkang Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, salah satu warga saat di wawancarai oleh media ini mengatakan untuk beras yang di bagikan pada hari jum’at tanggal 20/03/2020 kemarin tidak sesuai dengan takarannya dan beras tersebut ada yang tercampur dengan menir.

Pembagian Bansos kemarin warga di kasih beras 13kg, telur 1kg, jeruk 1kg, kacang hijau 1/4kg dan Tempe.
“Kalau beras tersebut ada yang berisi 12Kg ada yang 12,5Kg, namun ya ada juga yang 13Kg,” Katanya.

Salah satu perangkat Kepala Dusun saat di tanya tentang pembagian beras Bansos mengatakan kalau dia tidak tau mengenai beras yang di bagikan oleh penyuplai.

“Sekarang warga yang dapat Bansos itu mengambil bagiannya sendiri mas tidak di Balai desa jadi saya tidak tahu perihal bantuan tersebut,” katanya.

Sekedar diketaui bahwa biaya Bansos dari pemerintah di tahun 2020 ini sebesar 150 ribu per penerima. Namun diduga salah satu oknum yang menyuplai beras di Desa Bringkang memberikan beras yang berkwalitas campuran, biar bisa mengeruk untung yang lebih besar bahkan takarannya ada yang di kurangi. ( tim gresik)

banner 300250