oleh

Dianggap Tak Patuhi Prokes, Pembahasan RKPD dan RPJMD Pemkab Sumenep Tuai Keritikan Dari Para Aktivis

Harianmerdekapost.comSumenep Madura Jatim-Sebuah video pelaksanaan pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang melibatkan elemen pejabat Pemkab Sumenep, meliputi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tengah menjadi buah bibir di tengah masyarakat Sumenep.

Bagai mana tidak, video yang petama kali di unggah oleh akun youtube Dapur Rakyat News TV itu mempertontonkan pelaksanaan (RKPD) dan (RPJMD) dengan mengabaikan protokol kesehatan (Prokes) dan tak menjaga jarak.

Akibatnya, video tersebut langsung mendapatkan kritikan pedas dari para aktivis terhadap acara Pemkab Sumenep yang diduga tidak mematuhi Prokes itu.

Salah satunya datang dari, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (LSM GARIS), Supardi mengatakan, bahwa acara tersebut seakan-akan untuk kepentingan rakyat namun sayang mereka mengabaikan Prokes dalam situasi pandemi Covid-19 ini.

“Bukan hanya acaranya yang memang seakan-akan untuk kepentingan masyarakat. Namun bagaimana dengan dugaan kerumunan yang seakan dilanggarnya?,” tulis Supardi di akun Facebook-nya.

Terpisah, viralnya video tersebut ditanggapi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Agus Mulyono. Dia menyatakan jika pelaksanaan acara sudah sesuai Prokes.

“Menurut saya itu sudah sesuai Prokes. Dari pegawai hotel sudah disiapkan hand sanitizer dan lain-lain, saya rasa sudah patuh,” kata Agus, Rabu (2/6).

Bahkan dirinya hanya bisa berharap pasca para pejabat itu pulang dari acara Asistensi dan Pendampingan Intensif di Kota Batu, Malang, tidak ada klaster baru.

“Mudah-mudahan tidak ada klaster baru lagi,” ungkapnya lagi dengan singkat.

Diketahui, Acara tentang pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang melibatkan elemen pejabat Pemkab Sumenep, meliputi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu beralangsung di Kartika Hall 3, El Hotel Kartika Wijaya, Jalan Panglima Sudirman 127, Kota Batu, Malang.

Kunjungan sekaligus rapat kerja tersebut dilaksanakan sejak tanggal 27 hingga 30 Mei 2021. Para pimpinan OPD beserta timnya di karantina selama 4 hari. Hal itu dilakukan guna menyelesaikan proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Sumenep tahun 2021-2024. (Nri/Hil).

banner 300250

IMG-20210616-WA0011 (1)

News Feed