oleh

Denda Bagi Pelanggar Aturan PPKM

Harianmerdekapost.com Jatim, Pasuruan – Setelah dilakukan sosialisasi tentang PPKM, hari Selasa tanggal 6 Juli 2021 mulai pagi sampai malam diadakan operasi yustisi protokoler kesehatan dan ternyata masih didapati beberapa tempat penjual makanan dan minuman melanggar aturan PPKM Darurat.

Salah satu pelanggaran yang banyak ditemui di wilayah Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan adalah penjual menerima pengunjung makan ditempat serta buka diatas jam 20.00. Sebanyak 23 tempat penjual makanan maupun minuman yang dianggap melanggar peraturan PPKM DARURAT.

Untuk mempercepat proses pengadilan terhadap pelanggar peraturan PPKM Darurat maka diselenggarakan lah sidang ditempat. Acara sidang ditempat pelanggar protokoler kesehatan diadakan dibalai desa Pandaan pada hari Kamis tanggal 8 Juli 2021 dari pagi hari sampai selesai.

 

Dari pengamatan awak media diketahui besaran tuntutan persidangan dan hasil putusannya . Besaran tuntutan mulai dari Rp.250.000 – sampai maksimal Rp.10.000.000.

Salah satu pelanggar aturan PPKM yaitu Ika Fatmawati, pemilik warung santai mengatakan bahwa dia belum pernah sosialisasi tentang aturan PPKM, namun akhirnya sanksi denda Rp.2.000.000 dari tuntutan Rp.10.000.000 atau kurungan 5 hari diterima ,karena menerima pengunjung makan ditempat.
Saat pemanggilan pemilik Warkop GIRAS Jl. Dr Sutomo Pandaan ternyata tidak hadir, maka HAKIM sidang ditempat memutuskan putusan VERSTEK dengan denda Rp.5.000.000 atau kurungan 14 hari, yang merupakan putusan denda terbesar saat itu.
Putusan sidang besaran denda bervariasi mulai Rp.250.000 sampai Rp.5.000.000.

Acara sidang ditempat ini dipantau langsung oleh jajaran forkompida kabupaten Pasuruan, yaitu Dandim Letkol Inf. Nyarman, Kapolres AKBP Erick Frendriz,Kajari Bangil Ramdhanu, Dwiyantoro ketua PN Bangil dan Kasatpol PP Bhakti JP.
Dalam penutupan setelah acara sidang Bapak Dewantoro SH,MH selaku ketua PN Bangil yang mewakili jajaran forkompida kabupaten Pasuruan menjelaskan bahwa di kabupaten Pasuruan benar benar ingin menerapkan peraturan PPKM yang sudah kita canangkan dengan menyidangkan para pelanggar.
Seperti penjual yang masih menerima konsumen makan ditempat ataupun usaha yang tidak mengindahkan aturan yang telah ditentukan.

Ini semua buat pembelajaran kita bersama, semua diperlakukan sama tanpa pilih kasih bagi pelanggar aturan PPKM. Setelah acara sidang ditutup, forkompida langsung menuju warung GIRAS dan menyegel dengan police line.
Police line bisa dibuka lagi setelah denda dibayar dan mematuhi peraturan PPKM.
(Izz/E.S.)

banner 300250

banner 300250

No Slide Found In Slider.

News Feed