oleh

Dandim 0822/Bondowoso Hadiri Anev Percepatan Penanganan Covid-19 Wilayah Bondowoso

Bondowoso, harianmerdekapost.com – Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Jadi, S.I.P., bersama Forkopimda Bondowoso mengikuti kegiatan Analisa dan Evaluasi Percepatan Penanganan Covid – 19 di Wilayah Kab. Bondowoso, bertempat di Ruang Shaba Bina Praja 1 Jl. Amir Kusnan No. 02 Kel. Dabasah Kec/Kab. Bondowoso, Selasa sore (29/9/20).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0822/Bondowoso, Letkol Inf Jadi, S.I.P, Kapolres Bodowoso, AKBP Erick Frendriz, S.I.K, M.Si, Plt. Sekda Bondowoso, Soekaryo, SH. MM, Ketua PN. Bondowoso, I Wayan Eka Mariata, SH, MH, Staf Kejaksaan Bondowoso, Didi Maulana, SH, Asisten 1 Pemkab. Bondowoso, Bapak Harismas M.Si, Kadis BPBD Bondowoso, Ir. Kukuh triyatmoko, MM, Kadinkes Bondowoso, dr. Mohammad Imron, M.Kes, Direktur Rumah sakit Umum Koesnadi Bondowoso, dr. Yus Sp.P, dan Kasatpol PP Bondowoso, Drs. Agung Sungkowo, serta Kadis Perindag Bondowoso, Drs. Sigit Purnomo, MM.

Adapun penyampaian Kadinkes Bondowoso, dr. Mohammad Imron, M.Kes. diantaranya. Perkembangan kasus Covid-19 Kab. Bondowoso pada hari ini sebanyak 594 Konfirmasi dalam perawatan. Kasus yang meninggal Covid-19 sebanyak 13 kasus Data dengan penemuan.

“Untuk pemeriksaan warga Covid-19 yang melaksanakan Swab 1.625 spesimen, Rapid tes 68.750 orang, Japisitas laboratorium RT PCR : 20 – 40 hari dan TCM COVID -19, 8 -12 / Hari.
Claster Covid -19, diantaranya. TKHI, 1 Orang. Keluarga, 11 KK. Gowa, 7 Orang. Temboro – Magetan, 5 Orang. Salem, 291 Orang. Puskesmas, 2 Puskesmas. RS 27 Orang. RS Paru Jember, 3 Orang. BPJS, 5 Orang. Bobin Jember, 5 Orang. Pesantren Jumlah 172 Ponpes dan yang sudah ada kasus 5 Ponpes.

“Proforsi penemuan kasus Covid-19 berdasarkan gejala yang ada di Bondowoso diantaranya, 58 % : Kasus tanpa gejala, 42 % : Kasus dengan gejala Batuk dan pilek demam, sesak napas nyeei tenggorokan, sakit kepala, lemah nyeri otot, muntah muntah nyeri (diare). Angka reproduksi efektif Covid-19 Bondowoso, untuk kasus yang terpapar Covid-19 yang terbanyak pada perempuan mencapai 78 % dan 22% laki laki.

Sedangkan dalam Anev Covid-19 di wilayah Bondowoso Dandim 0822/Bondowoso, Letkol Inf Jadi, S.I.P. menyampaikan antara lain. Yang intinya

Dengan adanya Operasi Yustisi yang ada di Bondowoso untuk masyarakat kota sudah mulai mematuhi aturan dalam penggunaan masker dan yang perlu kita waspadai yaitu pada masyarakat yang berada di Desa-Desa. Untuk tingkat kejenuhan manusia pasti ada dalam penanganan Covid-19 ini, peningkatan Covid-19 di Bondowoso sudah meningkat, mengenai masyarakat masih belum mengerti akan adanya Covid-19 yang terutama di Desa-Desa.

Langkah kedepan kita melaksanakan kegiatan diperkampungan mengenai perlakuan hidup baru dalam penggunaan masker, untuk yang bekerja di lapangan agar tetap menjaga kesehatan apalagi untuk kematian sudah banyak meningkat.
Mengenai data Covid-19 perlu juga disampaikan kepada tokoh agama maupun pendeta dan dapat disampaikan dalam pertemuan-pertemuan baik di waktu Sholat maupun ibadah umat nasrani. ( Rudi )

Untitled-1
Untitled-1
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59 (1)
WhatsApp Image 2020-10-13 at 14.18.12
WhatsApp Image 2020-09-30 at 06.08.24
WhatsApp Image 2020-09-28 at 08.08.0

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed