oleh

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Perdagangan Internasional

Anggun Dewi Sasmita Mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM

Harianmerdekapost.com – Setahun sudah seluruh belahan dunia menghadapi pandemi covid-19 atau yang biasa kita sebut dengan wabah virus corona. Semua Negara pun terkena imbas akibat dari pandemi ini, begitu pula dengan Negara kita sendiri Indonesia.

Semua aspek kehidupan yang ada didunia ini terkena dampak akibat
adanya pandemi Covid-19 ini seperti halnya dalam sektor pendidikan, pariwisata, bahkan perekonomian. Tak hanya perekonomian didalam negeri saja yang terdampak akan tetapi perekonomian yang berhubungan dengan Negara lain pun terkena imbasnya. Virus covid-19 ini pertama kali ditemukan diwuhan, China pada akhir tahun 2019 dan penyebarannya
begitu cepat sehingga banyak sekali yang terpapar akibat virus ini, mau tidak mau china pun harus memberlakukan lockdown pada saat itu untuk meminimalisir penyebaran virus ini.

Akibatnya, banyak
pekerja yang harus dirumahkan, perusahaan terpaksa tutup karena gagal survive, dan juga banyak perusahaan yang harus menghentikan kegiatan produksi.
Akibat pemberlakuan lockdown tersebut tidak hanya China saja yang mengalami kerugian Indonesia pun ikut merasakan imbasnya, mengingat China merupakan Negara yang memiliki perekonomian yang kuat didunia.

Tentunya, hal ini otomatis akan berdampak juga terhadap Negara yang merupakan mitra
dagang China termasuk Indonesia. kegiatan impor dan ekspor pun terhambat karena adanya pembatasan di kedua Negara.

Perdagangan Internasional sendiri didalam Indonesia masih didominasi oleh China, disebutkan bahwa
impor di Indonesia dari China sekitar 29,95%. Pada awal tahun 2020 lalu pemerintah RI memberhentikan impor semua bahan pangan dari China untuk meminimalisir penyebaran virus corona.

Akibatnya, banyak
pelaku usaha bisnis yang kesusahan mendapatkan bahan baku yang biasa mereka peroleh dari China. Tidak hanya kegiatan impor saja yang terganggu, kegiatan ekspor pun nampak lesu akibat dari adanya
wabah virus ini. Seperti contohnya pada kegiatan ekspor ikan segar. Kegiatan ekspor ikan segar dilakukan dengan menggunakan transportasi udara. Akan tetapi pada saat adanya virus ini, kegiatan penerbangan pun dibatasi, dan penerbangan keluar negeri diberhentikan Salah satu dampak yang signifikan terhadap kegiatan ekspor keluar negeri adalah menurunnya nilai ekspor kelapa sawit sekitar
30% karena China merupakan Negara yang mengekspor minyak nabati terbesar setelah Negara India.

Begitu pula pada sektor pariwisata, dalam data BPS disebutkan kujungan wisatawan mancanegara pada tahun 2019 mencapai 16,11 Juta dan pada tahun 2018 15,81 Juta data tersebut menjunjukkan kenaikan sebesar 1,88% dibanding dengan tahun sebelumnya. Akan tetapi seperti yang kita ketahui saat ini bahwasanya penerbangan luar negeri yang menuju Indonesia diberhentikan, sehingga otomatis hal tersebut berdampak sangat besar terhadap sektor pariwisata.

Akibatnya, sektor pariwisata menjadi
menurun drastis. Karena dengan adanya wabah virus Covid-19 ini yang berdampak pada perekonomian di China,
Indonesia pun ikut mengalami dampak yang sangat signifikan pada berbagai sektor seperti yang telah disebutkan, baik pada sektor perekonomian maupun sektor pariwisata, Dalam hal ini pemerintah harus
mengambil tindakan mengingat pandemi ini masih berlangsung dan belum juga usai. Agar sektor perekonomian dan pariwisata tadi dapat bangkit kembali. Salah satunya dengan pemerintah dapat melakukan pengoptimalan produksi yang ada didalam pasar domestik untuk memenuhi kebutuhan
didalam negeri. Pemerintah juga dapat membuka akses pasar baru agar nantinya kegiatan impor barang-barang yang dibutuhkan didalam negeri tidak bergantung pada pemain pasar.

Serta dalam sektor pariwisata disini pemerintah juga harus memperhatikan kembali agar nantinya sektor pariwisata yang ada di Indonesia tetap berjalan, seperti halnya meningkatkan dahulu wisatawan dari dalam negeri namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh
pemerintah serta batasan-batasan yang telah ditetapkan seperti jumlah kuota wisatawan yang berkunjung.         (Anggun Dewi Sasmita)

WhatsApp Image 2021-02-26 at 08.31.53
iklan 19-02-2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed