Dampak Cuaca Ekstrim, Desa di 3 Kecamatan di Lumajang Terendam Banjir

banner 300250

Lumajang, harianmerdekapost.com – Dampak cuaca ekstrim hujan dengan intensitas deras disertai angin kencang dan petir sejak minggu siang (01/03/2020) menyebabkan beberapa desa di Kec. Rowokangkung, Kec. Jatiroto dan Kec. Kedungjajang terendam air dan sampai saat ini senin (02/03/2020) masih dilakukan penanganan oleh BPBD Kab. Lumajang bersama dengan Instansi terkait, Perangkat Desa dan warga sekitar.

banner 300250

banner 300250

Desa terparah terkena dampak cuaca ekstrim ini yaitu Desa Rowokangkung di Dsn Genitri kidul dan Dsn Persil Banter akibat kembali jebolnya tanggul sungai Genitri sampai 10 meter lebarnya yang mana beberapa waktu lalu sudah dibenahi bersama-sama bahkan Bupati dan Forkopimda juga turut hadir.

Menurut data yang diterima dari BPBD Kab. Lumajang, tercatat total 248 kk/ 758 jiwa di Dsn Genitri Kidul diwilayah RW 14 ketinggian air antara 30 – 60 cm terkena dampak, Dsn Persil Banter diwilayah RW 12 total 271 kk/ 823 jiwa, Dsn Wungurejo Ds. Sidorejo RT 01 RW 01 : 65 KK / 208 jiwa
RT 05 RW 03 : 56 KK / 173 jiwa dan di Dsn Legong RT 06 RW 02 Ds. Dawuhan wetan banjir genangan air setinggi 10-40 cm.

Sedangkan di Kec. Kedungjajang menurut data yang disampaikan pihak Polsek Kedungjajang terdapat 2 Desa terdampak yaitu Dsn. Krajan I RT.002 RW. 001 Ds. Umbul dengan ketinggihan air sekitar 70 cm pada minggu malam (01/03/2020) menggenangi 40 rumah warga sedangkan di Dsn Duko Ds. Wonorejo sebanyak 30 rumah warganya yang juga ikut terendam akibat banjir.

Warga yang ada di perkampungan Persil Genitri Kidul Desa Rowokangkung dan Warga Dusun Wungurejo sebagian sudah mulai memindahkan hewan ternak dan sepeda motor ketempat aman sejak senin dini hari (02/03/2020) untuk mengantisipasi kemungkinan ada orang-orang yang ingin memanfaatkan keadaan terjadinya banjir.

Pihak BPBD Kab. Lumajang juga memberitahukan adanya titik evakuasi sementara untuk ternak di Dsn Genitri Kidul berada di jalan dekat jembatan, sedangkan di Desa Sidorejo berada di Balai Desa Sidorejo dan simpang 3 Penggung Lor – Wungurejo.

Pihak BPBD melakukan asesmen dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintahan desa terdampak dalam penanganan korban bencana banjir terkait dengan kerugian yang ditimbulkan akibat banjir, serta bergerak secepatnya memenuhi kebutuhan dasar dari warga yang terdampak seperti pemenuhan kebutuhan air bersih (air minum) dan makanan siap makan.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kab. Lumajang M. Wawan Hadi S, SH. M.Sc saat dikonfirmasi via telepon pagi ini (02/03/2020) menjelaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar yang dibutuhkan sudah terdistribusi kelokasi bencana sambil menunggu asesmen dari tim untuk penanganan korban bencana lebih lanjut.

“Hari ini BPBD mengirimkan sebanyak 2000 nasi bungkus dan air minum kebutuhan dasar untuk warga terdampak yang ada di Dsn. Genitri, Dsn. persil Banter dan Dsn Wungurejo sebagai fokus utama penanganan awal oleh BPBD sementara di Kec. Kedungjajang masih menunggu assesmen tim dan akan segera dimobilisasi juga jika sudah ada laporan” kata beliau

“Selain itu dari PMI dan TAGANA Dinas Sosial juga akan membuka dapur umum dilokasi bencana apabila air masih menggenangi rumah serta dapur dari warga terdampak” pungkasnya. (fjr)

WhatsApp-Image-2022-04-27-at-14.44.45-1-1x
WhatsApp Image 2022-04-30 at 21.14
WhatsApp-Image-2022-04-27-at-14.44.45-1-1x WhatsApp Image 2022-04-30 at 21.14


News Feed