Cegah Sebaran Corona, Pemkab Bojonegoro Minta Semua Desa Siapkan Ruang Isolasi

banner 300250

Bojonegoro, harianmerdekapost. Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berupaya mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di wilayahnya.

Salah satunya mengantisipasi lonjakan pemudik dari zona merah menjelang ramadan dan lebaran Idul Fitri 2020, meskipun pemerintah sudah melarangnya.

banner 300250

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 141/1378/412 211/2020 tanggal 2 April 2020, tentang Penganggaran APBDes Bagi Percepatan penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Surat edaran tersebut telah ditindaklanjuti oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro dengan mengirimkan surat kepada 28 Camat

Isinya, agar seluruh jajaran pemerintahan sampai di tingkat desa, di samping melakukan pencegahan juga perlu melakukan kesiapan atau melakukan langkah-langkah lanjutan.

Yakni meminta kepada semua desa untuk menyiapkan tempatl lokasi sebagai ruang isolasi khusus bagi warga atau pemudik yang berasal dari wilayah zona merah atau daerah terdampak Covid-19.

Tempat tersebut berupa bangunan atau ruang dengan fasilitas standar tempat tinggal sementara yaitu ada tempat tidur, jaringan air bersih, ventilasi dan kamar mandi/WC.

“Suratnya sudah kita kirim ke semua camat agar memerintahkan kepala desa untuk menyiapkan ruang isolasi,” ujar Kepala DPMD Bojonegoro, M Machmuddin dalam surat edarannya.

Dijelaskan, ruang khusus tersebut bukan kantor desa, tetapi fasilitas ruang lain yang ada di desa bisa berupa bangunan atau ruang kelas yang tidak terpakai, bangunan rumah penduduk yang sementara kosong atau bangunan lain menyesuaikan kondisi yang ada di desa.

“Data lokasi tempat isolasi harus dikirim kepada Bupati Bojonegoro melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa paling lambat hari Senin tanggal 6 April 2020,” pungkasnya.

Menanggapi surat edaran DPMD Bojonegoro, Camat Kalitidu, Imam WS menyampaikan, telah menurunkan surat ke semua desa di wilayahnya agar menyiapkan tempat isolasi bagi pemudik dari zona merah seperti isi surat.Mulai daya tampung ruang isolasi, kelayakan, persiapan MCJ, listrik, dan lain-lain

“Kita minta untuk segera disiapkan. Maksimal tanggal 6 April sudah dikirim ke kecamatan. Setelah itu kita rekap dan kirim ke kabupaten,” tegas Imam.

Imam mengakui, jika sekarang ini sudah ada pemudik yang kembali di sejumlah desa di wilayah Kalitidu. Hanya saja, ia belum diketahui secara pasti berapa jumlahnya. (Jurnalis n team)