Camat Palengaan Akhmad Sukrisno, Sigap Tanggap Layani Kebutuhan Warganya

banner 300250

PAMEKASAN, Harianmerdekapost.com – Dalam dimensi sosial, perlunya melatih diri untuk memiliki jiwa solidaritas dan kepedulian sosial terhadap warga yang kurang mampu.

banner 300250

banner 300250

Tidak menutup kemungkinan banyak warga yang membutuhkan uluran tangan dari sesama dan semua yang berada di kalangan atas.

Rasa kepedulian, seperti yang sudah dilakukan oleh Camat Palengaan Akhmad Sukrisno kepada Nenek Dumiyah (60) warga Dusun Karang, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura.

Saat ini, kondisi Nenek Dumiyah betul-betul memprihatinkan sangat membutuhkan uluran tangan. Karena hidup sebatang kara, keterbatasan fisik (lumpuh) dan hidup di bawah garis kemiskinan berteduh di gubuk kumuh.

Sebelumnya, pada hari selasa (3/3) atas keprihatinan Camat Palengaan serta Sekcam Khusaimi (Eko), bersama Dharma Wanita menyambangi Nenek Dumiyah. Dengan memberikan bantuan pribadi berupa sembako lengkap.

Selama ini, Nenek Dumiyah tidak pernah mendapatkan bantuan berupa apapun dari Pemerintah. Seperti, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pemerintah setempat sudah mengupayakan semua itu. Namun, selalu gagal dan gagal. Dikarenakan, Nenek Dumiyah tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Maka dari itu, Pemerintah membujuk Nenek Dumiyah agar mau melakukan proses rekam KTP-el ke Dispenduk Capil Pamekasan. Segala peralatan sudah dipersiapkan dari kursi roda dan mobil. Tapi, bujuk rayu kandas setelah Nenek Dumiyah menolaknya.

Berdasarkan semua itu, Camat Palengaan Akhmad Sukrisno berupaya minta bantuan petugas Dispenduk Capil agar Nenek Dumiyah bisa melakukan proses perekaman KTP-el dirumah.

Al-hasil, pada hari Rabu (4/3/20) segala upaya pihak kecamatan dan desa dapat terealisasi sesuai harapan. Pihak Dispenduk Capil dengan sigap, tepat merespon baik. Sehingga, Nenek Dumiyah dapat melakukan proses perekaman KTP-el dirumahnya.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik antara Pemerintah Desa, Kecamatan, Kabupaten, dan Dispenduk Capil. Nenek Dumiyah sudah melakukan proses rekam KTP-el, ,”Bersyukur Akhmad Sukrisno disertai senyum puas.

Senada dikatakan oleh Sekretaris Dispenduk Capil Pamekasan Endi sutrisno, suksesnya perekaman ini juga atas kerja sama antara Pemerintah Desa, Kecamatan, dan atensi khusus Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

Seiring dalam rangka tanggap darurat, dan menindak lanjuti berita yang sempat viral di media sosial. Dispenduk Capil bertindak cepat melayani kebutuhan masyarakat.

“Karena kendalanya dari KTP-el, maka kami segera bergerak cepat. Berikutnya, dari Dinas terkait bertindak sesuai dengan tupoksinya dan langsung gerak,”Katanya.

Sementara itu, mantan Kades Larangan Badung, Musaffak mengucaapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya perekeman KTP-el Nenek Dumiyah. Sebenarnya, sejak 2017 pemerintahan desa sudah berusaha tapi orangnnya menolak.

“Bukannya kami tidak berusaha. Tapi orangnnya tidak mau. Bahkan, oleh kepala dusunnya mau di gendong. Tetapi menjawab lebih baik mati dari pada di bawa ke Dispenduk Capil,”Tandas sang ayah kandung Kades Larangan Badung Fitriyah.

Dalam melengkapi data kependudukan lanjut Musaffak menghimbau kepada warganya, agar segera mendatangi kantor Dispenduk Capil Pamekasan.

“Saya menghimbau kepada warga lengkapi identitasnya, yang sudah genap berumur 17 tahun segera melakukan proses perekaman KTP-el di Dispenduk Capil,”Pungkasnya. (Rai)

WhatsApp-Image-2022-04-27-at-14.44.45-1-1x
WhatsApp Image 2022-04-30 at 21.14
WhatsApp-Image-2022-04-27-at-14.44.45-1-1x WhatsApp Image 2022-04-30 at 21.14


News Feed