oleh

Bupati Sumenep Lakukan Uji Coba Penerbangan Seaplane Jalur Bali-Giliyang

Harianmerdekapost.comSumenep Madura Jatim-Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH didampingi Kabalitbang Kemenhub RI DR.Umar Haris, S.H.,M.M.,M.H. bersama Kepala Puslitbang Transportasi Udara Capt. Novyanto Widadi S.AP MM, Direktur Operasi Airnav Mokhammad Khatim, Kadishub Sumenep Drs. Agustiono Sulasmo, MH, dan Perwakilan Dishub Jawa Timur Ibu Sumarni melakukan ujicoba seaplane atau pesawat yang bisa mendarat dan lepas landas di atas air dari Bandara Trunojoyo Sumenep menuju Giliyang.

Uji coba pesawat Cesna Grand Caravan C 208 Amfibian yang dilakukan Bupati tersebut merupakan uji coba pertama untuk penerbangan jalur wisata dari Bali menuju pulau oksigen Giliyang Kecamatan Dungkek.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH mengatakan, program Puslitbang Transportasi Udara Balitbang Perhubungan Kemenhub sangat mendukung kebutuhan transportasi masyarakat di kepulauan.

Selain itu, keberadaan tranportasi udara tersebut juga akan mendukung peningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Sumenep ke depan.

“Tentu ini akan menjawab salah satu kebutuhan masyarakat agar bisa mendapatkan layanan transportasi udara menuju kepulauan,” Tutur mantan wakil Bupati Sumenep ini, Senin, (26/04/2021).

Dijelaskan oleh Bupati, Kabupaten Sumenep memiliki salah satu objek wisata terbaik kedua di dunia yang membutuhkan alat transportasi yang cepat.

Menurutnya, dengan adanya jalur penerbangan wisata menggunakan seaplane C-208A Travira Air tersebut tentu sangat membantu Kabuapten Sumenep dalam meningkatkan dan menarik kunjungan wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke pulau yang memiliki kandungan oksigen terbaik di Indoensia dan kedua di dunia ini.

“Penerbangan wisata jalur Bali menuju Pulau Oksigen ini jelas menjadi solusi atas persoalan waktu tempuh yang selama ini menjadi keluhan wisatawan ketika berkunjung ke objek wisata di kepulauan salah satunya Pulau Giliyang ini,” tuturnya.

Untuk itulah, mantan wakil bupati Sumenep ini mengaku siap untuk bersinergi dengan para pihak terkait dalam mendukung transportasi udara seaplane untuk membangun Bandar Udara Perairan (water aerodrome) baik di Pulau Oksigen Giliyang maupun pulau lainnya.

“Yang jelas, kami (Pemkab Sumenep) ingin penerbangan pesawat terapung atau seaplane tidak hanya untuk jalur wisata saja, tetapi juga reguler supaya memudahkan masyarakat menuju kepulauan,” ujarnya.

Sementara di tempat yang sama, Kapuslitbang Transportasi Udara, Badan Litbang Kementerian Perhubungan, Capt. Novyanto Widadi mengatakan, penerbangan pariwista itu, sejatinya menindaklanjuti hasil survey yang dilakukan pada tahun 2019 bahwa Pulau Oksigen Giliyang layak sebagai objek wisata bagi wisatawan mancanegara.

Menurutnya, Penerbangan pesawat seaplane itu bagian program Pusat Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Transportasi Udara Badan Litbang Perhubungan Kementerian Perhubungan, yang menggagas jalur transportasi udara dari Bali langsung ke Pulau Oksigen Giliyang,

“Dengan adanya penerbangan jalur udara ini, para wisatawa dapat menikmati wisata di Bali juga bisa menikmati pulau oksigen Giliyang sebagai wisata kesehatan,” imbuhnya. (Nri,Sik)

WhatsApp Image 2021-04-14 at 21.24.10
iklan 11 april 2021
WhatsApp Image 2021-04-05 at 17.13.30 (1)

News Feed