BLT Rp 500 Ribu Sudah Cair Begini Cara ngeceknya

Lamongan, harianmerdekapost.com-Pemerintah telah meluncurkan berbagai program mulai dari PKH, Bantuan Subsidi Upah (BSU), Bantuan Sembako, Kartu Prakerja ,Kartu Sembako dan yang kali ini adalah Bantuan Sosial (Bansos) yang diberikan per Kepala Keluarga dengan nominal Rp 500 ribu.(12/09/2020).

Berbagai bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat ditengah situasi perekonomian Indonesia saat pandemi, kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Ditjen PFM), telah menyiapkan bantuan sosial atau bansos tambahan senilai Rp 500.000. Bansos tambahan ini ditujukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako Non Program Keluarga Harapan (PKH).

Bantuan tersebut merupakan bantuan tambahan setelah sebelumnya pemerintah menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako, menteri Sosial Juliari Batubara mengungkapkan, bahwa Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp 500 ribu per keluarga ini ditargetkan menyasar sekitar 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Sebanyak 9 juta KPM  dari Program Sembako non PKH mendapatkan tambahan bantuan Rp 500 ribu dengan total anggaran senilai Rp4,5 triliun, kata Dirjen PFM, Asep Sasa Purnama, dikutip dari laman resmi Kemensos.

Dalam realisasinya pemerintah mengalokasikan sebanyak Rp 4,5 triliun untuk program bantuan sosial Rp 500 ribu per kepala Keluarga ini, bantuan sosial ini hanya di berikan per Kepala Keluarga dan hanya sekali, untuk pencairannya sendiri akan dimulai pada bulan September ini.

Kepala Dinas Sosial Lamongan Drs Muhamad Kamil MM memaparkan jika bantuan sosial tunai (BLT) Rp 500 ribu ini akan ditransfer langsung ke rekening  melalui 4 bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara yaitu Bank BRI, BNI, BTN dan Mandiri, Tuturnya.

Masyarakat yang tidak masuk dalam penerima PKH, bisa mengecek statusnya apakah mendapatkan bantuan Rp 500.000 dengan cara mengakses laman berikut cekbansos.siks.kemsos.go.id .

Setelah berhasil masuk pada laman tersebut  calon penerima bisa menggunakan tiga cara untuk mengecek.

Cara tersebut antara lain nomor identitas yang terdaftar di sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), nomor kepesertaan BPJS Kesehatan, atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Setelah Anda mengisi identias, pada kolom kedua nomor identitas dan tuliskan data lengkap sesuai dengan yang terdaftar di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Selanjutnya masukan kode captcha (kode unik) sesuai dengan karakter huruf yang muncul di layar di bawah kolom. Terakhir jika sudah selesai lalu klik tombol ‘Cari’.

Drs Muhamad Kamil MM melanjutkan bahwa Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp 500 ribu akan diberikan kepada pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Ia juga menjelaskan beberapa syarat untuk untuk bisa mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp 500 ribu tersebut, diantaranya penerima harus memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Masih Kepala Dinas Sosial Lamongan Drs Muhammad Kamil MM ‘ penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp 500 ribu ini juga bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) ia juga menegaskan  agar bantuan ini dapat digunakan oleh KPM sebaik mungkin dan tidak digunakan untuk hal-hal yang dianggap tidak perlu, seperti pulsa dan rokok.( Pak ciek suciono )