oleh

Biaya PTSL Di Desa Plumbungan Kramat 250 Ribu

banner 300250

Tegal-harianmerdekapost.com-Panitia pelaksana program sertifikat masal “Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap” ( PTSL ) di Desa Plumbungan Kecamatan Kramat Kab Tegal Jawa Tengah terkesan abaikan intruksi dari Bupati dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tegal terkait ketentuan bersaran biaya yang dibebankan kepada pemohon pembuatan sertifikat PTSL.

Pemohon Dikenakan Biaya Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah (250.000,00) untuk pembuatan Sertifikat PTSL. Kamis (19/3/2020).

Padahal, Bupati dan Kepala BPN Kabupaten Tegal melarang keras kepada panitia pelaksanaan PTSL supaya tidak menarik biaya dia atas angka “Seratus Lima Puluh Ribu” (150.000) rupiah.

Dikutip dari portal berita resmi Sekretariat Daerah (Setda) kabupaten Tegal, Bupati bersama BPN memberikan intruksi tegas perihal besaran biaya PTSL.

Dalam intruksinya, Kepala BPN Fadhil menegaskan bahwa sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi program PTSL dikenakan biaya sebesar Rp150.000.

“Tidak boleh melebihi 150 ribu. Jika ada oknum yang membebani angka yang telah ditentukan silahkan laporkan saja ke kami,” Jelas Fadhil.

Fadhil juga menyampaikan bahwa mulai tahun 2020 ini, pembuatan sertifikat melalui PTSL tidak perlu melampirkan akta. Cukup dengan surat pernyataan penguasaan fisik. “Surat itu sudah disediakan dari kami, bahkan blangko juga sudah tersedia dari kami. Masyarakat tinggal mengambil di desa, karena sudah disosialisasikan di desa yang terdapat program PTSL”. Ungkap fadhil.

Hal senada juga di intruksikan oleh Bupati Tegal Umi Azizah. Bupati memberi intruksi, “Jika masyarakat di lapangan menemui oknum yang memungut uang melebihi standar yang telah ditetapkan. Laporkan saja ke aplikasi Android Lapor Bupati Tegal atau SMS Lapor Bupati Tegal di nomor 085-6000-80709,” tegas Umi.

Dari hasil telusur kepada masyarakat pemohon pembuatan sertifikat PTSL di Desa Plumbungan, didapat informasi bahwa untuk pembiayaan pembuatan sertifikat sebesar 250.000 rupiah.

Ketua Panitia PTSL Desa Plumbungan, Sutrisno saat di tanya beberapa awak media terkait biaya PTSL menyampaiakan, “Memang benar untuk biaya PTSL di Desa Plumbungan sebesar 250.000 rupiah, 150 ribu untuk proses sertifikat, 100 ribu untuk operasional panitia, Itu sudah kesepakatan warga”. Jawab Trisno.

Kades Plumbungan, Syaeful Amin menyampaikan, “Hasil koordinasi dengan kanit Tipikor Polres Tegal terkait biaya PTSL, bahwa kesepakatan yang di putuskan antara pemohon PTSL dengan panitia sebesar 250.000 rupiah dianggap tidak bertentangan dengan hukum”. Ucapnya. (Iman)

banner 300250