oleh

Berdalih Normalisasi, “Keruk” Material di Sungai Tanpa Kantongi Ijin

Harianmerdekapost.com Jatim, Lumajang – Diduga normalisasi atau penambangan liar tak berijin di Daerah aliran sungai (DAS) Kali asem yang ada di desa Sumberejo kecamatan Sukodono tepatnya di kaplingan Mawadah warohmah .

Awak media harian merdeka post mendapatkan informasi dari masyarakat ada kegiatan tambang pasir di sempadan sungai menggunakan alat berat excavator, tak disangka material pasir menggunung di pinggir sungai ratusan kubik sudah di angkat dan digunakan sebagai material pembuatan tanggul untuk kepentingan developer sehingga tidak berdampak ke tanah kapling miliknya.

Rusdi pemilik serta pengelola lahan kaplingan seluas 3 Hektar menjelaskan kalau sudah berkirim surat kepada Bupati Lumajang dan mendapatkan rekom melalui surat untuk koordinasi dengan Dinas terkait.

” Saya sudah surat menyurat kepada bupati lumajang di rekom lebih lanjut untuk koordinasi dengan Dinas pengairan provinsi dan PU ” tegasnya

Lebih lanjut ” kegiatan ini untuk tanggul dan di kerjakan secara swadaya apabila tidak di normalisasi akan banjir lagi nanti seperti kemarin, dan kami masih pengajuan ke anggota dewan provinsi di ACC tahun depan” , tambahnya saat di wawancarai di lokasi.

Sutrisno salah seorang dari Dinas Pengairan dan Sumber Daya Air Kab. Lumajang saat di konfirmasi terkait normalisasi aliran sungai mengatakan ” Dilihat dari data surat di kantor, kegiatan itu tidak ada mas dan kami sudah memberikan surat peringatan 2 kali sebelum ini” jelasnya saat di telpon via seluler.

Rusdi yang merupakan ASN di kantor kecamatan Randuagung menambahkan terkait perijinan ” bahwa perijinan itu adalah lembaga atau mekanisme yang mengeluarkan ijin dan provinsi tidak mengeluarkan perijinan cuman merekomendasikan saja”. pungkasnya.

Dicky Agung Ketua Ormas Laskar Nusantara lumajang saat di konfirmasi awak media mengatakan dengan kritis” Semua itu ada aturan yang jelas terkait normalisasi atau pertambangan di DAS( daerah aliran sungai) apabila tidak mengantongi ijin harus di tindak biarpun dengan alasan Swadaya apalagi menggunakan alat berat . dugaan kami adalah untuk tujuan pengamanan aset saja” Tegasnya. (AN).

News Feed