Beraksi Di Jalan Pakis Tirtosari, Pelaku Jambret Ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Sawahan

banner 300250

Surabaya, harianmerdekapost.com – Aksi kejahatan jalanan yang kerap meresahkan masyarakat membuat Kepolisian terus bekerja secara maksimal untuk menciptakan situasi aman dan kondusif.

Seperti yang baru saja diungkap oleh Tim Anti Bandit Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya. Tim yang berbentuk dari Fungsi Reskrim ini, telah menangkap pelaku Pencurian dengan kekerasan (Jambret) di Jalan Pakis Tirtosari depan rumah No. 43 Surabaya Selasa 03 Maret 2020, sekitar pukul 07. 45 Wib.

banner 300250

Korban / pelapor bernama
Riyani (52) Tahun Jalan Girilaya Gg. 4 / 91 Surabaya. Dan saksi bernama Wahyuning Vebiani (22) Tahun Jalan Girilaya Gg. 4 / 91 Surabaya.

Dalam kasus ini, Tim Anti Bandit berhasil menangkap pelaku bernama Very Widianto Bin Ngatemin (25) kost di Jalan Babadan Rukun Gg 8 Surabaya.

Pada saat sehabis selesai nyuapin cucu korban di taman” depan SDN Pakis 1, selanjutnya Korban beserta anak dan cucunya pulang dengan melintasi Jalan Pakis Tirtosari Surabaya.

“Saat melintasi TKP, ada seorang pelaku tiba – tiba menarik Kalung korban dari arah kanan korban, sehingga Kalung korban putus dan langsung dibawa oleh pelaku,”kata Kanit Reskrim Polsek Sawahan IPTU Restitanto.

Lanjut, Restitanto pada saat pelaku mau melarikan diri, korban berteriak “Jambret,,, jambret,,, sehingga warga sekitar merespon teriakan korban dan pada saat itu dari arah berlawanan ada mobil TAB (Tim Anti Bandit) Polsek Sawahan yang saat itu melaksanakan mobile.

“Sehingga pelaku mengerem sepeda motor dan di amankan TAB dan di bantu oleh warga, sehingga akhirnya pelaku jatuh. Dan selanjutnya pelaku diamankan oleh unit Reskrim Polsek Sawahan,” papar mantan Kanit Reskrim Polsek Wonokromo tersebut.

Alhasil, pelaku Very Widianto Bin ngatemin, beserta barang bukti 1 buah kalung emas dengan berat kurang lebih 1 gram.

Akibat dari perbuatannya kini pelaku ditahan di Mapolsek Sawahan dan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (Jambret) dengan hukuman minimal 4 tahun penjara.

Jurnalis: Bairi/Umar
Editor: Sabairi