oleh

Bau Menyenggat di Aliran Sungai Pinggir Pondok Pesantren ,Darul Ulum Peterongan Jombang

Harianmerdekapost.com –Jombang,Jatim
Bau yan sangat menyengat kotoron disepanjang aliran sungai pinggir pondok Pesantren ,darul ulum , Peterongan kec Peterongan kab Jombang Jawa timur Minggu, ( 22/11/2020).

Warga juga masyarakat desa Peterongan desa yang memiliki berbagai macam, pondok Pesantren , baik dari pondok pesantren darul ulum maupun yang lainnya.

“Merasakan bau yang sangat menyenggat hidung bisa mengganggu kesehatan dan pernafasan bah kan air sumber pun yang di buat memasak dan minum ,tidak nyaman untuk di kusumsi” , ungkap warga salah satu warga ber
Inisal “S”.

Memang sudah lama bau yang tidak sedap dan sanggat menyenggat hidung juga menggangu pernafasan warga yang melintas di sungai yang berasal dari dusun bapang desa sumber Mulyo kec jogoroto kab. Jombang di desa itu, memang kawasan industri seperti Pabrik tahu ,Dan kotoran nya di duga di buang dialirkan ke sungai tersebut ,Sehingga air yang mengalir tembus arah yang berdampingan pondok pesantren ikut merasakan bau yang sanggat menyenggat dan tidak sedap.

Kini tim harian merdeka pos com mencoba menulusuri ke desa Sumber Mulyo Jogoroto,Jombang desa merupakan kawasan Industri Pabrik Tahu yang ada di desa tersebut.

Tim harian merdeka pos,Mendatangi rumah kepala desa sumber Mulyo,
Mengonfirmasikan:
“Assalamu’Alaikum ibu,,?
Di jawab ,wa,Alaikum slm
Lanjut , BPK kepala desa ada ?
Dijawab ada di dalem
Trimsh ibu, anda dari mana , media harian merdeka pos
Jawab ibu kades:
Pak lurah ada di dalem ngak bisa di temui , Dengan berdalih capek
Maunya , apa mas, Saya ingin konfirmasi ibu,terkait Bau yang sangat menyenggat di aliran sungai itu,Karena sunggai yang mengalir di sebelah pondok itu, Wak lurah ngak ngerespon,Jika pean tulis Monggo mas, tutur ibunya kepala desa sumber Mulyo”.

Hasil konfirmasi kepada lurah maupun kepala Desa yang bernama (Fu,at) ini sulit di temui dan sangat mengecewakan bahkan seperti menantang kedatangan Jurnalis adanya kasus ini, Bau di sungai tersebut yang sangat mengganggu pernafasan bagi warga dan masyarakat di desa tersebut juga menggangu kesehatan dan lingkungan.

Sepertinya kepala Desa (Fu,at) ini tidak mau bertanggung jawab atas kasus ini di lingkungannya dan ada pembiaran, perlu di siapi dan tindak lanjuti ke Departemen LKH di kota Jombang.

Jurnalis (Time/moh sokip)

WhatsApp Image 2020-12-03 at 19.37.24
WhatsApp Image 2020-12-03 at 19.37.24 (1)
WhatsApp Image 2020-11-27 at 21.23.40
WhatsApp Image 2020-11-24 at 22.31.54
WhatsApp Image 2020-11-19 at 15.25.59
WhatsApp Image 2020-11-08 at 17.20.03

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed