Bandarnya Ditembak Mati Polisi Surabaya, Beruntung Dua Lalaki Warga Kupang Krajan Masih Hidup

Surabaya, harianmerdekapost.com Dari pengembangan ungkap kasus besar dengan barang bukti lumayan banyak itu, kembali dua lelaki dibekuk Satresnarkoba Polrestabes Surabaya karena mengedarkan narkotika jenis Sabu-sabu.

Meski bandar narkoba jaringan Lapas asal Malang sudah tewas tertembus peluru Polisi, namun kasusnya terus dikembangkan oleh Jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Dua lelaki yang dibekuk bernama, Bagus Hidayatullah (33) tahun warga Jalan Kupang Krajan Gg. II Surabaya dan Miftakhul Huda (36) tahun warga Jalan Kupang Krajan Gg.II Surabaya.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, mengatakan anggota kami terus melakukan pengembangan hingga menyelidiki mendapati keduanya di Jalan sekitar rumahnya dan diduga saat itu sedang melakukan tindak pidana narkotika jenis Sabu-sabu.

“Keduanya dibekuk anggota Unit I, dan dugaannya sabu yang dijualnya berasal dari bandar besar yang beberapa hari lalu ditembak mati petugas karena melakukan perlawanan,”kata Memo, Senin (7/9/2020).

Foto: Tampak terlihat Dua pelaku dan barang bukti yang diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Memo menambahkan, begitu dibekuk dan petugas menggeledah kediamannya, petugas menemukan banyak barang bukti sabu yang diakui milik keduanya.

“Saat ini kasus tersebut masih dikembangkan guna mencari dan temukan pelaku lain yang terkait. Guna kepentingan penyelidikan, pelakunya dilakukan penahanan di Rutan Polrestabes Surabaya,” tegas AKBP Memo Ardian.

Barang bukti yang diamankan polisi diantaranya, sabu dengan berat ± 1,02 gram, ± 1,05 gram, ± 1,06 gram, ± 0,36 gram, ± 0,36 gram, ± 0,30 gram, ± 0,30 gram, ± 0,60 gram, ± 0,32 gram. Dan ditemukan juga 3 timbangan elektrik, Dompet warna merah, 2 HP Samsung A7 dan Nokia, 2 Sekrop dari sedotan dan Seperangkat alat hisap sabu.

Keduanya diduga melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Bairi/Adi)