Atasi Dampak Ekonomi Akibat Corona, Pemkab Bojonegoro Akan Kucurkan Rp 20 Miliar untuk Pedagang Ultra

banner 300250

Bojonegoro, harianmerdekapost.com – Mewabah virus corona atau COVID-19 ini telah berdampak pada sosial ekonomi masyarakat. Pendapatan para pedagang pasar di wilayah Kabupaten Bojonegoro menurun drastis, senin 30/03/2020.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Bojonegoro akan mengucurkan dana stimulan sebesar Rp 20 miliar untuk pedagang pasar.

Tujuannya membantu menyelesaikan masalah ekonomi para pedagang agar tidak terjerat pelaku rentenir. Dana stimulan ultra mikro tersebut disalurkan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Batas pinjaman maksimal Rp 2,5 juta setiap pedadang. Dengan bunga rendah hanya 3 persen setahun, jauh di bawah awalnya 6 persen.

Dana stimulan ultra mikro akan dialokasikan untuk pedagang skala sangat kecil di 11 pasar daerah dan 78 pasar Desa se Kabupaten Bojonegoro.

Bupati Anna Mu’awanah menjelaskan, kebijakan yang dilaksanakan Pemkab Bojonegoro ini sebagai tindak lanjut dari Peraturan OJK Nomor 11 Tahun 2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Covid-19.

“Selama ini mereka masih banyak terjebak oleh rentenir. Semoga dengan stimulan ini bisa membantu mereka mengatasi masalah ekonomi,” harap Bu Anna. (Jurnalis abq n team ).