Antisipasi Virus Corona, Dinkes Bojonegoro Imbau Masyarakat Tidak Panik Berlebihan

banner 300250

.
Bojonegoro, harianmerdekapost.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat dalam mengantisipasi virus Corona atau wabah covid-19 dengan menggelar sosialiasi, salah satunya melalui di radio Malowopati FM, Jum’at (06/03/2020).

banner 300250

Sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Plt. Dinas Kesehatan Bojonegoro, Dr. Ani Pujiningrum, Dr. Budi Sutedja, dokter spesialis paru-paru rumah sakit Sosodoro Djatikoesoemo, serta Dr. Wheny Kepala seksi penyakit menular

Dinas Kesehatan Bojonegoro. “Masyarakat Bojonegoro harus tetap waspada dengan wabah virus coovid-19 atau Corona. Kami juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi terkait langkah-langkah yang harus dilakukan,” ujar Dr Ani Pujiningrum.

Selain itu pihaknya juga bekerja sama dengan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) yang bisa mendeteksi orang-orang yang sudah bepergian dari negara yang sudah terjangkit virus corona.

“Bahkan ami juga sudah bekerja sama dengan pihak imigrasi, Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813 untuk memantau orang-orang yang berpeluang terjangkit virus corona ini,” jelasnya.

Ditambahkan pihaknya juga mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi dimana info tersebut bersumber dari KKP mendapat rekap dari kartu HAC (Healt Alert Card) yang didalamnya disebutkan dia darimana dan tujuan bepergian kemana.

“Sampai saat ini belum ada warga yang disebut sebagai suspect corona di Bojonegoro, yang ada adalah orang sehat dalam resiko maksudnya orangnya sehat tetapi dia telah melakukan bepergian ke negara yang sudah terdeteksi covid-19 atau corona yang jumlahnya ada 37 orang dan sudah kita pantau dalam keadaan sehat,” imbuh Dr Ani.

Dia menegaskan masyarakat Bojonegoro tidak perlu panik berlebihan. “Memang benar ada satu warga Bojonegoro yang ikut di observasi di Natuna karena orang ini bersekolah di China dan sudah dilakukan observasi dan dinyatakan bebas dari covid-19,” tungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Budi Sutedja spesialis paru-paru mengatakan definisi Covid-19 adalah suatu infeksi peradangan pada saluran nafas di paru-paru yang sifatnya hanya corona virus.

“Orang itu sakit karena daya imunitas tubuh menurun, maka dari itu kita harus tetap jaga imunitas tubuh kita dengan istirahat cukup, mengonsumsi makanan yang bergizi dan perbanyak minum air putih. Selain itu biasakan cuci tangan setelah atau sebelum melakukan sesuatu,” ucapnya. ( jurnalis abq n team )