Aliansi Masyarakat Sampang, Bersatu Meminta Segera Tetapkan Tersangka Pungli Bansos

Harianmerdekapost.com, Sampang – Madura, Jawa Timur– terkait adanya kasus pungli bansos yang terjadi di Sampang terkesan ngambang dan tidak ada kepastian hukum Yang jelas sehingga aliansi masyarakat sampang bersatu merapatkan barisan di depan kejari sampang. kamis.(5/1/2023)

Tuntutan aksi aliansi masyarakat Sampang bersatu yang pertama meminta Kejari Sampang segera tetapkan tersangka dan pihak-pihak yang turut membantu terjadinya Tipikor di Desa Gunung rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang. dan desa baruh. Kec/kab. Sampang,

Yang kedua segera limpahkan proses selanjutnya ke pengadilan Tipikor di Juanda Surabaya agar segera mendapatkan kepastian hukum,

Ketiga lakukan pengembangan kasus agar dapat ditemukan pihak-pihak yang ikut serta membantu sehingga terjadinya Tipikor,

Tempat lakukan upaya konkrit oleh aparat penegak hukum ( aph )untuk mencegah terjadinya Tipikor di Kabupaten Sampang,

Bahwa sekitar bulan februari 2022 kejaksaan negeri sampang menerima laporan dalam bentuk pengaduan masyarakat (DUMAS) dari elemen masyarakat tentang dugaan adanya penyelewengan penggelapan distribusi beberapa bantuan sosial Bansos di Desa Gunung rancak Kecamatan Robatal,

Bahwa modus yang dilakukan oleh oknum Kades setempat inisial MJ yakni tidak menyalurkan beberapa bentuk dan jenis bansos blt DD. BST dan atau bansos sembako lainnya pada tahun anggaran 20 20 dan 221 secara utuh kepada keluarga penerima manfaat KPM dengan pola distribusi dimaksud disalurkan pada waktu dengan jadwal yang bersamaan,

Sedangkan pada jenis Bansos tertentu jadwal distribusinya tidak sama dengan Bansos lainnya bahwa untuk Menindaklanjuti dumas Kejaksaan Negeri Sampang telah melakukan serangkaian serangkaian tindakan pemeriksaan beberapa saksi yang layak dan patut dimintai keterangan untuk mencari dan menemukan peristiwa yang diduga sebagai tindakan pidana korupsi,

Bahwa setelah ditemukan peristiwa pidana maka tim penyidik Tipikor Kejari Sampang meningkatkan prosesnya pada tahap penyidikan dan menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (Spdp)

Tim penyidik Tipikor Kejari Sampang selanjutnya melakukan serangkaian tindakan untuk mencari dan mengumpulkan bukti agar membuat terang tindak pidana korupsi yang terjadi guna menemukan tersangkanya,

bahwa penjelasan kasi intel kejaksaan negeri Sampang. Ahmad Wahyudi SH MH saat itu (16/06. 2022) sudah masuk pada tahap penyidikan sebagaimana dikutip di media, namun sampai saat ini masih belum ada kepastian hukum,

( HMP/ Kabiro. H.Inul )