oleh

51 Peserta Guru MAN Samalaga, Siap Melaksanakan Pembelajaran Dengan Situasi Pandemi

Aceh, harianmerdekapost.com-Besok hari Minggu Madrasah Alawiyah Negeri (MAN) 1 kecamata Samalaga kabupaten Bireuren, Drs, M. Gade Spd
melakukan acara dalam rangka mengikuti pola pembelajaran di masa pandemi covid-19.

Drs, M.Gade Spd, menyampaikan kepada media ini diruwang kerjanya, Sabtu ( 26/9-2020), dalam masa pandemi belajar megajar harus cara daring dengan digital dan sebagainya, kita harus mengikuti meliputi demikian sehingga guru siap untuk melaksanakan pembelajaran dengan situasi pandemi saat ini, tidak boleh kita lakukan tatap muka, kadang kadang tatap muka karena sistem juga. Dan melalui daring ada juga tugas tugas yang di berikan.

Drs,M.Gade Spd : menerangkan Minggu 27/9-2020, kami adakan acara dalam rangka mengikuti pola pembelajaran di masa pandemi covid-19, kami undang rektor kebupaten seperti Pak Rizki Muhammad Mpd. Beliau adalah dari Australia, kemudian Pak Daud Mpd beliau juga sudah tertata di jisuit, jisuit adalah program yang cocok untuk bisa pembelajaran di masa pandemi covid’19.

Kami sudah konsultasi dengan semua pihak kantor dan guru-guru bahwa penting permusyawarah tersebut dan guru harus mengikuti pelatihan tersebut, dan kami juga sudah mengikuti ketika ada guru yang sudah tua yang tidak siap dengan itu semua, tapi sekarang ini sudah ada guru yang muda dan mereka juga bisa menjadi satu pembaharuan di Madrasah.

Walaupun ada kendala lain tapi sekarang adalah model untuk generasi selanjutnya.

Harapan dari kepala ialah
“Saya lihat dari situasi dan kondisi yang seperti ini, membutuhkan guru yang lebih baik untuk mengikuti pembelajaran saya berharap sesudah ini semua nya bisa melakukan dan melaksanakan dalam model pembelajaran digital untuk sekarang ini”

Peserta di lokal cuma 51 yang sudah daftar 40 orang, untuk sekarang ini di buat di madrasah kita sendiri walaupun kita tidak mengundang madrasah lain karena ini adalah mandiri di madrasah dan semua biaya itu ditanggung oleh madrasah tidak membebani guru karena.

Dalam mengikuti program ini ada dua hal penting karena kami harus mengikuti protokol kesehatan, pertama siswa harus ada izin dari orang tua untuk sekolah dan yang ke dua mungkin ada satu hal yang tidak mungkin untuk kita paksakan siswa seperti di hari pertama karena akibat itu makanya perlu ada mode-mode pembelajaran daring.

Karena mungkin ada siswa yang tidak ke madrasah tapi karena protokol kesehatan kita tidak bisa memaksa nya tapi yang tidak ke madrasah kita kirim tugas-tugas daring untuk siswa, dan kita sudah membuat grup sekolah mereka semua guru sudah terkonek dan bagi guru sendiri sudah tersediakan kuota internet untuk daring tutut M. Gade.(wardi)

Untitled-1
Untitled-1
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59 (1)
WhatsApp Image 2020-10-13 at 14.18.12
WhatsApp Image 2020-09-30 at 06.08.24
WhatsApp Image 2020-09-28 at 08.08.0

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed