oleh

Empat Nama Warga Numponi Penerima Bantuan PKH Dicoret

Kupang,NTT, harianmerdekapost.com- Empat warga Desa Numponi Kecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dicoret namanya. Empat warga Numponi itu masing-masing Meliana Muti, Yasinta Mutu asal Dusun Mana-Mana A dan Yohana Fouk, Anasia Paskalia Bete asal Dusun Manuin Pui.

Kepada wartawan di Betun, Kamis (12/11/20), Meliana Muti mengatakan bersama tiga warga Numponi lain namanya dicoret dari penerima bantuan PKH oleh pendamping PKH Desa Numponi berinisial LD.

Meliana menuturkan mereka (red, empat warga) dicoret namanya karena mendukung salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati di Pilkada Malaka. Baginya, soal berbeda pilihan politik itu hal wajar. Siapa pun yang terpilih, itu bupati dan wakil bupati Malaka.

“Karena saya dukung pak Simon dan To Kim (red, sapaan akrab saudara bahasa Dawan setempat), kami punya nama dicoret. Ini bagaimana. Sebab, kami terima PKH ini karena hak dan layak,” kata Meliana didampingi Yohana Youk.

Selain dicoret namanya, kata Meliana mengaku diancam seorang warga Numponi untuk membongkar rumahnya. Diduga, ancaman itu masih berkaitan dengan kepentingan beda politik.

Selanjutnya, pencoretan namanya berawal dari pendamping PKH, IL dan FK selaku Sekretaris Desa Numponi mendatangi rumahnya dan memaksa untuk menandatangani sebuah surat. Tanpa membaca isi surat tersebut, Meliana membubuhkan tanda tangan karena dipaksa.

“Saat itu, saya tidur. Saya dikasi bangun dan disuruh cepat tanda tangan. Karena bilang, mau di antar ke kabupaten,” kata Meliana mengutip pernyataan LD.(tim)

WhatsApp Image 2020-11-24 at 22.31.54
WhatsApp Image 2020-11-19 at 15.25.59
WhatsApp Image 2020-11-08 at 17.20.03

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed