135 Anggota PPK Kabupaten Sumenep Resmi Dilantik

Harianmerdekapost.com – Sumenep, Madura, Jawa Timur – Sebanyak 135 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pemilu 2024 di Kabupaten Sumenep resmi dilantik, Rabu 4 Januari 2022.

Pelantikan 135 anggota PPK dari 27 Kecamatan itu berlangsung di gedung Bupati Hall, Jl KH Mansyur, Pabian Kecamatan Kota Sumenep.

Dalam sambutanya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Rahbini mengucapkan selamat kepada seluruh anggota PPK yang telah dilantik.

Pihaknya berharap, seluruh anggota PPK yang telah dilantik agar tetap mengedepankan integritas dalam menjalankan tugasnya.

“Menjaga kekompakan, keharmonisan serta mampu meningkatkan fungsi pelayanan kepada masyarakat dalam penyelenggaraan kepemiluan merupakan tugas yang harus diemban anggota PPK,” terangnya.

Menurut Rahbini, ada beberapa rangkaian proses dan orientasi tugas yang harus segera dilaksanakan oleh anggota PPK. Salah satunya adalah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) dan rapat pleno pemilihan ketua.

“Bimtek ini akan berlangsung hari ini dan besok. Jadi selesai pelantikan, seluruh anggota PPK ini memang wajib mengikuti orientasi tugas,” ujarnya.

“Untuk rapat pleno pemilihan ketua harus dilaksanakan maksimal 7 hari setelah pelantikan. Jadi silahkan diambil keputusan melalui rapat pleno, dari 5 anggota PPK per Kecamatan, siapa yang ditunjuk menjadi Ketua PPK,” tambahnya.

Selain orientasi tugas-tugas yang harus segera diselesaikan, PPK juga dituntut agar dengan sesegera mungkin mengusulkan 3 staf yang bertugas di sekretariat PPK.

“Karena PPK memang harus membangun koordinasi dan konsolidasi yang baik dengan camat dan stakeholder yang lain,” pesannya.

Senada dengan ketua KPU, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Edy Rasyadi juga menginginkan agar seluruh anggota PPK yang telah dilantik bisa melaksanakan tugas sesuai fungsinya dengan mengacu pada perundang-undangan yang telah berlaku.

“Mekanisme dan tata cara penghitungan suara, dan segala hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu, PPK harus memahaminya, ajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif memberikan hak suaranya dalam Pemilu 2024,” tandasnya. (*)